Dalam hadis disebutkan Allah berfirman " Wahai anak cucu Adam ! Jika engkau mengingat-Ku ketika marah, maka Aku akan mengingatmu pula ketika Aku marah. Dan Aku tidak akan membinasakanmu bersama orang yang - orang yang binasa."
Dan sabda Nabi yang artinya: orang pemberani itu orang yang jago bergulat, tetapi pemberani yang sebenarnya ialah orang yang bisa menahan dirinya ketika marah."
Dan sabdanya, yang artinya: Barangsiapa menahan kejengkelannya sedangkan ia mamu membalasnya maka Allah akan memenuhi klbunya dengan rasa aman dan iman."
Dan sabda Nabi yang artinya: Barangsiapa ingin dibangunkan mahligai dan ditinggikan derajatnya maka hendaklah ia memaafkan orang yang menganiayanya, memberi kepada orang yang tidak memberi kepadanya, dan menghubungkan orang yang memutuskan hubungan denganya.
Dan Raulullah bersabda yang artinya : " kelak pada hari kiamat, akan ada penyeru yang menyerukan: "Mana orang - orang yang suka memaafkan manusia, segeralah temui Tuhanmu dan ambillah upahmu. Hak setiap orang muslim apabila ia memaafkan masuk ke dalam surga."
Hadis-hadis yang meriwayatkan tentang hal ini cukup banyak jumlahnya
Dlam sebuah kisah di sebutkan bahwa :
Seorang laki-laki disuguhi oleh pelayannya makanan dalam sebuah nampan, tiba-tiba si pelayan tergelincir hingga seluruh isi nampan itu tumpah ke tanah. Maka rona wajah laki-laki itu jengkel. lantas si pelayan berkata: "Tuan, terapkanlah firman Allah ?. " Laki - laki itu itu bertanya: "Firman Allah yang mana .? " Pelayan itu menjawab: " Allah berfirman, 'Wal kaazhimiinal ghaizha (Dan orang-orang yang menhan kejengkelannya). Laki-laki itu menjawab: "Saya sudah menahan kejengkelan saya." Pelayan itu berkata: "Wal aafiina anin naas (Dan mereka yang memaafkan manusia)," Laki-laki itu menjawab " Engkau sudah kumaafkan." Pelayan itu berkata pula "Wallahu yuhibbul muhsinii (Allah menyukai orarg - orang yang berbuat kebaikan). "
Laki - laki itu berkata: "Engkau karena Allah dan uang seribu dinar ini sebagai hadiah untukmu."
Dalam kisah yang lain juga di sebutkan :
wahab bin Munabbih berkata: "Dahulu, di Bani Israil ada seorang abid. Setan mau menyesatkannya namun tidak berhasil. Pada suatu hari,si abid keluar untuk memenuhi hajatnya. Setan ikut keluar bersamanya untuk mencari kesempatan menyesatkannya. Setan berusaha menggodanya dari segi syahwat dan amarah, namun tidak berhasil sama sekali. Kemudian
dicobanya lagi dari segi takut, setan menjatuhkan sebongkah batu yang besar dari atas gunung, ketika batu itu hampir mengenai si abid, ia lalu berzikir menyebut asma Allah, maka batu itu tidak mengenainya sama sekali. Setelah itu, setan mencoba kembali dengan menyamar sebagai ular. Ketika si abid sedang salat, maka ular itu melilit kaki dan badannya hingga sampai ke kepalanya. Ketika si abid hendak sujud, maka ular itu berbelit dikepalanya, dan ketika ia sujud, ular itu mengangakan mulutnya hendak menelannya. Si abid mengusir ular itu hingga akhirnya ia bisa sujud.
Ketika si abid selesai shalat, setan datang menemuinya dan berkata: " Aku telah menggodamu dengan berbagai-bagai cara, namun tidak ada satu pun yang mempan. Sejak saat ini, aku tidak mau lagi menyesatkanmu, aku memilih menjadi sahabatmu saja." Si abid menjawab: "Hari ketika engkau menakut-nakutiku itu aku alhamdulillah, tidak takut sama sekali kepadamu. Dan sekarang, aku tidak membutuhkan persahabatan denganmu."
Dengan jengkel setan berkata: "Apakah sekarang engkau tidak mau bertanya tentang keluargamu, apa yang akan menimpa mereka sepeninggalmu." "Mereka semua meningal sebelum aku," jawab si abid tenang.
Tidakkah engkau mau bertanya,bagaimana aku menyesatkan manusia?" " Ya bagaimana cara engkau menyesatkan manusia..? "
Setan menjawab "Dengan tiga jalan: kikir, marah dan mabuk. Jika seseorang kikir, maka kami sedikitkan hartanya dalam pandangannya, sehingga ia menahan hak-hak yang harus dipenuhinya dan menginginkan harta orang lain. Kalau ia pemarah, maka kami permainkan ia sebagaimana bocah memainkan bola. Walaupun ia bisa menghidupkan orang mati dengan doanya, kami tidak akan putus asa darinya. Karena kami membangun dan merobohkan hanya dengan satu kata saja. Dan kalau ia mabuk, maka kami seret ia kearah kejahatan sebagaimana kalian menyeret seekor kambing kemana kalian suka. "
Setan memberitahukan bahwa orang yang marah itu menjadi barang permainannya seperti bola di tangan bocah. Semoga Allah melindungi kita dari hal itu.

Mau bonus slot 200%????
ReplyDeletemari bergabung bersama kami di Winning303
Dapatkan ragam bonus menarik untuk permainan slot kesukaan anda setiap minggunya
Informasi Lebih Lanjut, Silakan Hubungi Kami Di :
WA : 0877 8542 5244
Sering Kalah Bermain Poker atau Permainan Lain?? Butuh Konsultasi Seputar Poker atau Permainan Lain Agar Menang Terus??
ReplyDeleteDapatkan Trik dan Tips Jitu dari Donaco Poker...
Cukup Daftar menjadi Member saja..!!
Pendaftaran Gratis!!
Dapatkan Info Freechip Terbaru Dari Donaco Poker..
Dapatkan Juga
- Bonus Deposit 15% New Member Weekend.
- Bonus Deposit 10% Next Deposit Weekend.
- BONUS DEPOSIT HARIAN 5%
- BONUS ROLLINGAN MINGGUAN 0.5%
- BONUS KEJUTAN LAINNYA
Hubungi Kami Secepatnya Di :
WHATSAPP : +6281333555662