Rajab yang dimuliakan

   




                      

      Kaum muslimin yang Allah muliakan, telah sama - sama kita maklumi bahwa Allah Swt telah menciptakan dua belas bulan dalam setahun. Dalam penciptaan bulan - bulan tersebut, ada beberapa bulan yang Allah beri kelebihan, salah satu bulan tersebut adalah bulan Rajab. Sebagaimana Rasul bersabda yang artinya : Bahwa sesungguhnya bulan Rajab adalah bulan Allah dan bulan Sya'ban bagiku dan bulan Ramadhan bagi umatku."

 Kata Rajab terdiri dari tiga huruf : RA , JIM dan Ba.Masing - masing berarti " Rahmatullah, Jarmil 'Abdi dan Birullahi Ta'alaa. Y ang seolah - olah di katakan " Hai hamba !Aku jadikan dosa - dosa dan kebaikanmu diliput dengan Rahmat Aku. Maka tiada tetap dosa - dosa berkat kemuliaan bulan Rajab."

 Di dalam hadits yang lain Rasulullah Saw bersabda yang artinya " Ketahuilah ! Bahwasanya Rajab adalah bulan Allah, siapapun yang berpuasa satu hari pada bulan itu dengan penuh keyakinan dan semata - mata mengharap Ridha Allah Swt, maka Allah pasti akan memberikan keridhaan yang besar kepadanya. Dan barang siapa yang berpuasa dua hari, maka seluruh penghuni langit dan bumi tidak akan sanggup menggambarkan besarnya karamah/ kemuliaan Allah yang di berikan kepadanya. Dan barang siapa yang berpuasa tiga hari, maka ia di selamatkan dari malapetaka di dunia dan siksa di akhirat, juga terbebas dari penyakit gila, kusta dan sejenisnya serta dari fitnah dajjal. Dan siapa yang berpuasa tujuh hari, maka Allah akan menutup baginya tujuh pintu neraka. Siapa yang berpuasa delapan hari, maka terbuka baginya delapan pintu surga. Dan siapa yang berpuasa sepuluh hari, maka Allah akan mengabulkan segala permintaannya. Siapa yang berpuasa setengah bulan, maka Allah akan mengampuni dosa - dosanya yang kecil yang ia lakukan dahulu dan amal jahatnya di ganti dengan amal yang baik. Dan siapa yang menambah puasanya, maka Allah akan menambah baginya pahala."


Dikatakan pula bahwa setelah Rajab habis (hitungan bulannya), maka ia naik ke langit, lalu Allah Swt. berfirman: "Hai bulanku, apakah mereka mencintai dan memulyakanmu. Maka diamlah Rajab, hingga ditanya dua dan tiga kali, kemudian jawabnya: "Ya Tuhan, Engkaulah Yang pandai merahasiakan segala cacat dan cela, dan Engkau pula yang menyuruh makhlukMu supaya merahasiakannya pada lain orang, itulah sebabnya RasulMu menyebutku "pekak", aku semata hanya mendengar kebaktian mereka ketaatan dan kebaikan mereka, lain tidak. Selanjutnya Allah berfirman " Engkaulah bulanKu yang pandai menyimpan cacat dan pekak hamaba - hambaKu yag beraib. Aku terima mereka berikut dengan cacatnya berkat kehormatanmu seperti halnya Aku terima kamu dengan aib kamu. Aku mengampuni mereka dengan sebab menyesali dosa mereka 1 x dalam bulan Rajab dan dalam bulan itu pula Aku tiada mencatat kemaksiatan mereka

Comments

  1. menegangkan waktu akan bertemu bulan april...
    Lebih menegangkan ketika ada org memposting hitungan mundur ramadhan di medsos.

    ReplyDelete

Post a Comment