Disebutkan di dalam riwayat, ketika Allah jadikan malaikatul maut, ia diberi tabir beribu tabir yang besarnya seluas segala langit dan bumi.
Besarnya Andaikata air lautan atau air sungai yang berada di seluruh dunia, kemudian di tuangkan ke atas kepala malaikat ini, setetespun tidak akan ada yang jatuh ke bumi. Memang malaikat itu berjisim yang lathif ( halus ). Ia dapat mewujudkan dirinya yang sebesarnya, dan dapat mengecilkan dirinya yang sekecil-kecilnya sehingga tidak tampak pada pandangan manusia. Sesungguhnya malaikatul maut itu adalah malaikat yang menyebabkan datangnya kematian pada tiap-tiap seorang. Kedatangan maut itu adalah dari sebab ruh yang ada pada manusia, dicabut dan dikeluarkan oleh malaikat itu yang telah diberi tugas untuk mencabut ruh saja. Maka bila ruh itu sudah tidak ada lagi dalam tubuh manusia, lalu tubuh itu menjadi mati, ibarat batu batery sudah tidak ada dayanya lagi, berarti sudah tidak bekerja lagi. Demikian pula tubuh manusia karena sudah tidak ada ruhnya lagi, ia menjadi mati.
Kita semua sudah yakin dan meyakinkan bahwa semua makhluk yang hidup ini, pasti akan merasai mati, baik manusia, hewan, jin dan syetan, maupun malaikat seperti firman Allah terangkan dalam surat Al-Imraan ayat 175
كلّ نفس ذائقة الموت
" Tiap tiap yang berjiwa merasakan mati."
Bahkan, malaikat Izrail sendiri akan mati. Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail untuk mencabut nyawanya sendiri. Maka pergilah Malaikat Izrail ke sebuah tempat antara surga dan neraka. DI tempat itulah Malaikat Izrail mencabut rohnya sendiri.
Saat rohnya dicabut, maka menjeritlah Malaikat Izrail dengan sangat keras, bahkan dengan jeritannya itu bila masih ada makhluk yang hidup, maka dia akan binasa, karena jeritannya super dahsyat. Malaikat Izrail berkata : “Kalaulah aku tahu bagaimana sakitnya saat roh dicabut, maka aku sudah barang tentu akan mencabut roh orang-orang mukmin dengan cara yang paling lembut sekali.”
Setelah Malaikat Izrail mati, maka tinggal Allah SWT sajalah yang Maha Berdiri, Maha Esa lagi Yang Maha Agung.
Kaum muslimin, mati merupakan seauatu yang pasti akan terjadi sebagaimana firman Allah di atas. Hanya saja waktu datang kematian itulah yang berbeda-beda. Ada yang meninggal sekarang yakni sebelum kiamat seperti kita bangsa manusia dan jin, binatang, dan ada yang datang kematiannya nanti sesudah datang hari kiamat seperti bangsa malaikat, Iblis dan syetan. Namun secara ringkasnya bahwa semua makhluk pasti akan mati. oleh karena itu kematian tidak dapat kita tolak atau kita sengaja menghindarkan diri dari kematian.Banyak sekali orang yang takut akan mati, akan tetapi ada juga yang ingin lekas - lekas mati. Kedua macam golongan ini adalah keliru alias tidak benar. Yang penting bagi orang masih hidup adalah mencari bekal, maka salah satu jalan untuk memperoleh bekal, adalah taqwa. Sebagaimana Allah berfirman :
وتزوّدوا فإنّ خير الزاد التقوى
"Dan cari bekallah kamu. Maka sesungguhnya bekal yang paling baik adalah taqwa."
Dalam Al Qur'an Allah berfirman :
الّذي خلق الموت والحياة ليبلوكم ايّكم احسن عملا
" Dialah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapakah diantara kamu yang paling bagus amalannya." ( QS Al Mulk :2 )
Dalam ayat di atas, Allah menyebutkan mati lebih dahulu dari pada hidup. Dengan arti supaya "mati" itu banyak mendapat perhatian oleh manusia sebab mati merupakan sebagai pintu gerbang bagi kehidupan abadi. sebagaimana di kagakan oleh sayyidina 'Ali karamallahu wajhah :
الموت باب وكلّ الناس داخله وانت قوت الموت
" Mati adalah pintu dan setiap manusia akan memasukinya sedang angkau menjadi makanan mati."
Dalam Al Qur'an Allah berfirman :
الّذي خلق الموت والحياة ليبلوكم ايّكم احسن عملا
" Dialah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapakah diantara kamu yang paling bagus amalannya." ( QS Al Mulk :2 )
Dalam ayat di atas, Allah menyebutkan mati lebih dahulu dari pada hidup. Dengan arti supaya "mati" itu banyak mendapat perhatian oleh manusia sebab mati merupakan sebagai pintu gerbang bagi kehidupan abadi. sebagaimana di kagakan oleh sayyidina 'Ali karamallahu wajhah :
الموت باب وكلّ الناس داخله وانت قوت الموت
" Mati adalah pintu dan setiap manusia akan memasukinya sedang angkau menjadi makanan mati."
Comments
Post a Comment