Hadits Nabi Keutamaan Miskin





  Di riwayatkan dari Nabi Saw. Bahwasanya beliau bersabda:
الفقر مشقة في الدنيا مسرة في الاخرة والغنى مسرة في الدنيا مشقة في الاخرة.
"Kefakiran itu sulit di dunia, senang di akhirat; dan kekayaan itu senang di dunia, sulit di akhirat."


      Abul Laits As-Samarqandi berkata; " Tempat orang kya  di bawah orang yang miskin baik di syurga atau di neraka, kecuali orang yang selalu bersedekah ke kiri dan kanan, depan dan belakang . Akan tetapi, sangat sedikit  yang demikian karena Iblis selalu merintangi mereka untuk sedekah."  Ia juga berkata: "Seharusnya seorang muslim suka kepada orang faqir meskipun dia kaya, sebab cinta kepada orang faqir itu bererti cinta kepada Nabi Muhammad dan juga Allah SWT menyuruh Nabi Muhammad SAW supaya cinta kepada orang-orang faqir miskin sebagaimana firman Allah  "Dan sabarkan dirimu berkumpul dengan orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan pagi dan petang semata-mata karena mengharap keridhaanNya." (QS Al Kahfi :  28)

       Sebab turun ayat ini karena Uyainah bin Hishin Alfazari seorang pemuka Bani Fazarah masuk ke tempat Rasulullah SAW, di situ ada Salman Al-farisi,Shuhaib bin Sinan Arrumi dan Bilal Alhabasyi dan lain-lainnya dari kaum dhu'afaa' (yang lemah). Mereka dengan pakaian yang usang dan berbau peluh mereka, maka Uyainah berkata: "Kami ini adalah bangsawan dan mempunyai harga diri, maka bila kami masuk kepadamu, maka keluarkan orang-orang itu karena mereka mengganggu kami dengan bau. Dan luangkan kepada kami waktu sendiri duduk bersamamu."
      Maka Allah SWT melarang Nabi Muhammad SAW mengusir mereka dan diperintahkan supaya sabar berkumpul dengan orang-orang yang tidak meninggalkan sembahyang lima waktu karena mengharap keridhaanNya.
        Allah s.w.t. berfirman; "Dan jangan engkau palingkan pandanganmu dari mereka karena menginginkan kemewahan dunia, dan jangan menurut kepada orang yang telah Kami lalaikan hatinya dari peringatan Kami, dan hanya menurutkan hawa nafsunya, maka semua urusan halnya sia-sia belaka." (QS  Al Kahfi : 28)

       Diriwayatkan dari Al hasan dari Nabi saw. Bahwa sanya beliau bersabda;

اكثرو معرفة الفقراء واتخذو عندهم اليادي فان لهم دولة قالو يا رسول الله و ما دولتهم قال اذا كان يوم القيامة قيل انظروا من اطعمكم كسرة وسقاكم شربة وكساكم ثوبا فخذوا بيده ثم امضوا به الى الجنة

     "Banyak-banyaklah berkenalan dengan orang-orang fakir dan jadikanlah mereka itu orang-orang yang terkemuka, karena sesungguhnya mereka mempunyai kekuasaan". Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah kekuasaan mereka itu?" Beliau bersabda "Nanti pada hari kiamat, dikatakan kepada mereka  "Carilah orang yang pernah memberi sesuap makanan kepadamu, memberi seteguk air minum kepadamu, dan memberi sepotong pakaian, lalu peganglah tangannya kemudian masukkanlah ia ke surga."

      Abul Laits Assamarqandi juga meriwayatkan dari Anas bin Malik ra  berkata: “Orang-orang fakir mengutuskan utusan mereka kepada Nabi Muhammad SAW. Ia  berkata:  " Wahai Rasulullah ! saya utusan fakir kepadamu.” Jawab Nabi Muhammad SAW “Selamat datang kepadamu dan kepada orang-orang yang telah mengutuskanmu. Engkau datang dari orang-orang yang dicintai Allah SWT.” Utusan itu berkata: “Ya Rasulullah, orang-orang miskin berkata: “Bahwa orang-orang kaya telah memborong semua kebaikan, mereka berhaji dan kami tidak dapat, dan mereka sedekah sedang kami tidak dapat, dan jika sakit mereka mengirim uang untuk tabungan mereka.” Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sampaikan kepada orang fakir “Bahwa siapa yang sabar dari kamu akan mengharap pahala dari Allah SWT maka ia akan mendapat tiga macam yang tidak boleh didapati oleh orang-orang yang kaya yaitu:

  •  Didalam syurga ada kamar dari yaqut yang merah, orang-orang syurga itu melihat tempat itu sama dengan orang dunia jika melihat bintang di langit, tidak dapat masuk ke situ kecuali Nabi yang fakir atau orang yang mati syahid yang fakir atau seorang mukmin yang fakir.
  •  Orang fakir yang masuk syurga sebelum orang kaya sekadar setengah hari yaitu sekira lima ratus tahun, mereka bersuka-suka dengan bebas leluasa dan Nabi Sulaiman bin Daud a.s. akan masuk sesudah nabi-nabi yang lainnya sekira-kira empat puluh tahun disebabkan oleh kerajaan yang diberikan Allah s.w.t. kepadanya. 
  •  Jika orang fakir membaca: Subhaballah walhamdulillah walaa ilaha illalah wallahu akbar dengan tulus ikhlas dan orang kaya membaca itu, maka orang kaya itu tidak dapat mengejar orang fakir meskipun ditambah dengan sedekah sepuluh ribu dirham. Demikian amal-amal kebaikan yang lain-lainnya


      Mendengar Rasulullah SAW berkata demikian,Maka kembalilah utusan itu memberitahu kepada orang-orang fakir miskin apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad s.a.w. itu kepada mereka, maka mereka berkata: “Kami ridha Ya Allah ! Kami ridha Ya Allah.. !


Comments