Sudah siapkah kita ! Kisah Ajal menjemput




Allah SWT berfirman dalam surat al ambiya : 34, 35 )
وما جعلنا لبشر من قبلك الخلد ، افإن متَّ فهم الخالدون . كلّ نفس ذائقة الموت ولنبلوكم بالشرّ والخير فتنة والينا ترجعون
" Tiada seorangpun manusia sebelummu ( Muhammad ) yang kami hidupkan secara kekal, maka jika engkau wafat, adakah mereka yang bakal hidup kekal? Setiap jiwa pasti bakal mati, kami bakal menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan cobaan atau fitnah. hanya kepada kamilah kalian kembalk"

Rasulullah SAW bersabda :
Kalau saja rasa pedihnya seutas rambut orang yang meninggal di letakkan pada langit, pasti binasalah semua penghuninya dengan izin Allah, sebab rambutpun setiapnya merasakan maut dan tiada terjadi maut sesuatu kecuali mati berikut angota - anggota tubuhnya.

Ajal manusia di dalam dunia ini,tidak seorangpun yang tau, kapan dan dimana. Sebagaimana di ceritakan dalam sebuah kisah di dalam kitab An Nawadir berikut ini :

Dahulu kala, seorang ibu melahirkan anak perempuan. Ia berkata kepada pelayannya yang laki - laki " Nyalakanlah api supaya terang ". Kemudian pelayannya keluar ke pintu rumah dan ia bertemu dengan seseorang yang berkata " Apakah anaknya laki - laki atau perempuan ?." Ia menjawab " Perempuan." Orang itu berkata lagi " Suatu saat anak ini akan melacur dengan seratus laki - laki dan setelah itu ia akan menikah dengan pelayannya dan akan meninggal dengan sebab sengakatan laba - laba." Pelayan itu berkata dalam hati " Aku tidak akan menikah dengan perempuan yang melacur dengan seratus laki - laki. Aku harus membunuhnya."
Kemudian pelayan itu mengammbil sebilah pisau dan menyayat perut sang bayi dan membuangnya. Ia pun melarikan diri dengan kuda. Keluarga mencari bayi dan mereka menemukannya. Mereka menjahit kembali perutnya dan mengobati hingga ia sembuh. Setelah ia dewasa, ia melakukan perbuatan zina hingga mereka mengusirnya. Ia pun pergi menuju pesisir pantai dan tinggal di sana sambil melacur.
Beberapa tahun kemudian datanglah seorang laki - laki yang dahulu menjadi pelayannya ketempat itu setelah menjalani penyucian diri dengan membawa harta yang banyak. laki - laki itu berkata kepada salah seorang wanita yang tinggal di tempat itu " Carikan aku wanita yang paling cantik di sekitar sini untuk kujadikan seorang istri." Wanita itu menjawab " Di sini ada seorang wanita yang sangat cantik, tapi ia seorang pelacur." Ia berkata " Bawa dia kesini ".
Wanita itu menemuinya dan berkata " Seorang pemuda kaya datang kesini mencari istri. Aku katakan padanya bahwa di sini adaseorang perempuan yang sifatnya demikian ". Ia berkata " Aku akan meninggalkan dunia pelacuran dan ingin menikah dengannya." Setelah itu, si wanita itu memberitahukan kapada laki - laki tersebut. Akhirnya mereka berdua menikah dan si perempuan menempati kedudukan yang mulia.
Suatu hari, mereka berdua sedang duduk sambil berbincang - bincang. Suaminya menceritakan kepadanya tentang peristiwa anak perempuan yang ia bunuh dulu. Istrinya berkata " Demi Allah ! Akulah perempuan itu." Kemudian ia memperlihatkan bekas sayatan di perutnya dan berkata lagi " Aku telah melacur dengan banyak orang dan aku tidak tau pasti apakah seratus orang, kurang atau bahkan lebih dari itu." Suaminya berkata " Dulu orang itu mengatakan bahwa kau akan meninggal di sebabkan oleh sengatan laba - laba. Berarti kita harus waspada."
Kemudian ia mendirikan sebuah bangunan di gurun untuk istrinya. Suatu ketika, merwka berada dalam bangunan itu, tiba - tiba di atap ada seekor laba - laba. Ia berkata kepada istrinya " Awas ! ada laba - laba, biar aku membunuhnya." Istrinya berkata " Binatang ini yang akan membunuhku, Demi Allah ! Tidak ada yang berhak membunuhnya kecuali aku." Kemudian ia menggerak - gerakkan laba - laba itu dari atap hingga jatuh. Ia pun menginjak laba - laba itu dengan ibu jari kakinya hingga pecah. Akibatnya, racun yang ada dalam tubuh laba - laba itu mengalir ke sela - sela kukunya dan pori - pori kulitnya hingga seluruh kakinya menghitam. Akhirnya iapun meninggal dunia.
Allah SWT berfirman
اينما تكونوا يدرككم الموت ولوكنتم فى بروج مشيّدة
" Dimana saja kamu berada, kematian akan mendatangi kamu sekalipun kamu dalam benteng yang kokoh," ( An Nisa' : 78 )

Di jelaskan bahwa Malakul Maaut membawahi tujuh puluh malaikat rahmat dan tujuh puluh malaikat azab. Maka ketika ia mencabut roh orang mukmin, segeralah ia serahkan kepada malaikat rahmat, merwka menghiburnya dengan pahala dan sorga kemudian di bawa naik kelangit sampai ketempat yang tinggi. Dan jika yang di cabut itu roh orang kafir, segeralah ia serahkan kepada malaikat azab, selanjutnya di lemparkan ke sijjin sampai yang serendah - rendahnya.

Di saat Malakul maut mencabut roh orang mukmin, Malaikat membentangkan sayapnya yang kanan. Maka terlihatlah tempatnya di surga.Sedangkan orang munafik, malaikat membentangkan sayapnya yang kiri, maka tampaklah tempatnya di neraka.

Wahai saudara sekalian ! Ber'ubudiyahlah kepada Allah SWT. Semoga Allah memudahkan kita saat roh keluar dari jasad kita dan Semoga Allah menjadikan kubur kita sebagian dari kebun syurga. Aaamiiin.

Comments