Allah berfirman :
انفقوا من طيّبات ما كسبتم
" Infaqlah sebagian yang dari hasil usahamu yang baik - baik
Kisah kelebihan sedekah :
Al Faqih berkata : Abdullah bin Hibban Al Bukhari menceritakan kepada kami, Abu Ja'far Al Munada Al Bargdadi menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Asy'ays Al Al Hurrani dari Abu Farraj Al Azdari bahwasanya Nabi Isa as melewati sebuah desa dan di sana ada seorang penatu ( pencuci pakaian ). Penduduk desa mengeluh dan berkata kepada nabi Isa as " Wahai nabiyullah Isa ! tukang penatu itu sering merobek pakaian kami dan menahannya. Do'akan kepada Allah agar ia tidak bisa membawa bungkusan pakaian itu kerumahnya.". Nabi Isa as kemudian berdo'a " Wahai Allah ! semoga ia tidak bisa membawa bungkusan pakaian itu kerumahnya "
Tidak lama setelah itu, tukang penatu itu pergi mengambil pakaian dari pelanggannya dan membawa tiga potong roti. Kemudian seorang ahli ibadah yang biasa beribadah di gunung datang dan memberi salam kepada tukang penatu itu dan bertanya " Apakah engkau mempunyai roti untuk kamu berikan kepadaku atau kamu bisa memperlihatkannya kepadaku sehingga aku bisa mencium baunya karena telah lama aku tidak tidak memakan roti". Tukang penatu itu memberikan sepotong roti kepadanya. Ahli ibadah itu berkata " Wahai tukang penatu ! Semoga Allah mengampuni dosamu dan membersihkan hatimu".Tukang penatu itu memberikannya sepotong roti lagi, Ahli ibadah berkata " Wahai tukang penatu, semoga Allah mengampuni dosa - dosamu yang telah lewat dan yang akan datang". Tukang penatu itu memberikannya lagi sepotong roti dan ahli ibadah itu berkata " Semoga Allah membangunkanmu sebuah istana untukmu di dalam surga ".
Kemudian pada waktu sore tukang penatu itu pulang dengan selamat. Orang - orang desa berkata kepada nabi Isa as " Wahai nabi Isa ! Taukang penatu itu kembali lagi dengan selamat " . Nabi Isa as lalu berkata " Panggilah dia kesini." Setelah ia datang, nabi Isa bertanya " Wahai tukang penatu ! Aku ingin mengetahui apa yang kamu kerjakan pada hari ini". Ia menjawab " Saya di datangi oleh seorang ahli ibadah di gunung itu untuk meminta makanan, dan saya memberikan kepadanya tiga potong roti. Setiap saya kasih satu potong, ia mendo'akan kepada saya".
Kemudian nabi Isa as bersabda " Berikan kepadaku bungkusan yang kamu bawa itu, aku ingin melihatnya ". Kemudian ia menyerahkan kepada Nabi Isa as dan Beliau langsung membukanya dan di dalamnya ada ular hitam yang mulutnya di ikat dengan tali kekang dari besi, Kemudian nabi Isa as bersabda " Wahai ular hitam ". Ular itu menjawab " Ada apa nabiyullah Isa ?" Beliau bersabda " Bukankah engkau di utus untuk mencelakan orang ini ?". Ular itu menjawab " Benar, akan tetapi ketika ia kedatangan seorang ahli ibadah dan meminta makanan kepadanya, maka setiap potongan roti yang ia berikan, ahli ibadah itu senantiasa mengucapkan do'a untuk kebaikan tukang penatu itu dan para malaikat mengaminkannya, Kemudian Allah Ta'ala mengutus malaikat kepadaku untuk mengekang mulutku dengan tali kekang dari besi".
Nabi Isa as bersabda " Perbaikilah tingkahlakumu, dosa - dosamu telah diampuni karena berkah shadaqahmu kepada ahli ibadah".
Dalam kisah yang lain di sebutkan bahwa
Ada seorang wanita keluar dengan anaknya dan pada tangannya terdapat sepotong roti. Kemudian datanglah seekor serigala menerkam anaknya, wanita itu mengejarnya. Lalu ia bertemu dengan seorang pengemis dan ia memberikan roti itu kepadanya. Tiba - tiba serigala itu datang mengembalikan anaknya. Kemudian terdengarlah suara " Sesuap dengan sesuap ".
Comments
Post a Comment