" Wahai Allah ampunilah dia, kasihanialah ia" Kelebihan Puasa Sunnah



 Al Faqih berkata : Abu Ja'far menceritakan kepada kami, Ali bin Ahmad menceritakan kepada kami, Isa bin Ahmad menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami dari Amr bin Muhammad Al Ma'mari bahwasanya Zaid bin Aslam menceritakan kepadanya dan berkata : Saya tidak mengetahui melainkan hadits ini benar - benar dari Rasulullah SAW dimana beliau bersabda
  " Amal perbuatan manusia itu ada lima :
  1. Perbuatan yang dibalas dengan sepadan yaitu pebuatan seseorang yang melakukan perbuatan jelek, maka di catat baginya satu kejelekan dan Seseorang yang bermaksud berbuat kebaikan tapi ia tidak mengerjakannya, maka di catat baginya satu kebaikan.
  2. Amal yang pasti yaitu seseorang yang menghadap Allah dengan tidak menyembah kecualj Allah, maka ia pasti masuk surga dan seaeorang yang menghadap Allah dengan menyembah selainNya, maka ia pasti masuk neraka. 
  3. Amal yang di balas dengan sepuluh kali lipat yaitu seseorang yang melakukan satu amalan kebaikan, maka di catat baginya sepuluh kebaikan 
  4. Amal yang di balas dengan tujuh ratus kali yaitu Amalan seseorang yang berjuang di jalan Allah atau menafkahkan hartanya untuk berjuang pada jalan Allah, maka di catat baginya tujuh ratus kali kebaik
  5. Amal yang tidak diketahui balasannya kecuali Allah yaitu Puasa.    


Abu Shadaqah Al Yamani menceritakan  :

        Bilal bin Rabah ra masuk kerumah Rasulullah SAW, Sementara Beliau sedang memakan  makanan, kemudian beliau bersabda " Wahai Bilal ! Mari makan , mari makan ". Bilal lantas berkata " Wahai Rasulullah ! Saya sedang berpuasa ". Rasulullah bersabda " Kami sedang memakan rezeki kami, sedangkan rezeki bilal nanti di surga. Sesungguhnya oarang yang berpuasa itu bila berada di tengah - tengah orang yang sedang makan, maka anggota tubuhnya membaca tasbih dan malaikat mendo'akan untuknya dengan mengucapakan " Wahai Allah ! Ampunilah ia, Wahai Allah ! Kasihanilah ia. Selama ia berada dalam majlis itu ".

   Rasulullah juga bersabda :
   Ada enam hal yang termasuk kebaikan yaitu : Memerangi musuh Allah dengan pedang , berpuasa pada musim kemarau, sabar yang baik ketika di timpa musibah, tidak berdebat meskipun benar, cepat - cepat mengerjakan shalat di waktu mendung atau beliau bersabda di waktu kemarau dan berwudhuk dengan sempurna di musim dingin

   Dari Hadits di atas, salah satu kebaikan yang di sabdakan oleh Rasul adalah " berpuasa pada musim kemarau ".  Dalam sebuah kisah  Abu Musa Al 'Asy'ari menceritakan :
   Pada suatu hari kami naik perahu untuk berlayar, ketika sampai di di tengah laut, dimana kami telah menaikkan layar dan sudah tidak melihat pulau atau sesuatu lagi, tiba - tiba terdengarlah suara yang menyeru " Wahai orang yang berada dalam perahu !  berhentilah, Aku akan memberitahukan sesuatu kepadamu". Abu musa melanjutkan ceritanya : Kami tidak berhenti dan terus melanjutkan perjalanan dan tidak melihat ada sesorang. Kemudian suara itu terus menyeru sampai tujuh kali. Setelah itu kami berhenti dan berkata " Wahai suara yang menyeru ! Engkau telah mengetahui keadaan kami, dan kami tidak bisa berhenti untuk mencari kamu. Katakanlah apa yang ingin kau sampaikan kepada kami".
     Kemudian suara itu berkata " Ketahuilah ! Aku akan meberitahukan kepadamu sekalian tentang keputusan Allah Ta'alaa atas DzatNya sendiri".  Kami berkata " Beritahukan kepada kami ". Ia berkata " Sesungguhnya Allah Ta'alaa telah memutuskan atas DzatNya sendiri bahwa tidak ada seorang hamba pun yang menahan dahaga ( Berpuasa ) pada hari yang panas, melainkan Allah akan membuatnya segar nanti pada hari kiamat".
      Diceritakan pula dari Ibnu Mubarrak dari Washil, Pelayan Abu Unayyah dari Laqith bin Abu Birdah dari Abu Musa Al 'Asy'ari kisah seperti tersebut di atas . Dan di dalam kisah ini ada tambahan bahwa, setelah mendengar suara itu, hari berikutnya Abu Musa terus menerus  berpuasa pada hari yang panas ( Musim kemarau ).
     
Abu DarDa ra berkata " Kalau bukanlah karena tiga hal, niscaya aku tidak akan menghiraukan untuk mati 
 1. Menyungkurkan muka ke tanah, karena sujud kepada Allah
2. Puasa di musim panas hingga benar - benar merasa lapar dan dahaga
3. dusuk bersama orang - orang yang memilih percakapan yang baik, sebagaimana mereka memilih kurma yang baik. 
     

Comments