Rasulullah bersabda "
من غسل واغتسل وبكر وابتكر ودنا فأنصت ولم يبلغ كان له بكلّ خطوة كأجر سنة صيامها وقيامها
"Barang siapa yang wudhuk dan mandi, serta datang pagi - pagi ke mesjid dan dekat dengan imam serta memperhatikan khutbah dan tidak berbuat perbuatan yang mengganggu kekusyukan dalam mendengarkan khutbah, maka setiap langkahnya mendapatkan pahala seperti pahala puasa dan shalat malam selama setahun".
Muhammad bin Fudhail berkata " Saya bertanya kepada Yazid bin Harun tentang sabda Nabi SAW غسل dan اغتسل, Ia menjawab bahwa عسل adalah membasuh anggota wudhuk, sedangkan اغتسل adalah membasuh seliruh badan. Dan saya juga menanyakan tentang بكر dan ابتكر, ia menjawab maksud dari بكر adalah mandi pagi - pagi, sedangkan ابتكر adalah berangkat ke mesjid pagi - pagi".
Abu Salamah meriwayatkan dari Abu Hurairah ra , bahwa Rasulullah bersabda :
انّ خير يوم طلعت فيه الشمس يوم الجمعة فيه خلق ادم وفيه ادخله اللّه الجنّة وفيه اهبط منها وفيه تقوم السّاعة وفيه ساعة لايصادفها مؤمن يسأل اللّه فيها شيئا الّا اعطاه ايٌاه قال ابوسلمة قال عبداللّه بن سلام قد عرفت تلك السّاعة وهى اخر ساعات النّهار وهى السّاعة الّتى خلق فيها ادم عليه السّلام
" Sesungguhnya sebaik - baik hari dimana matahari terbit adalah hri jum'at, dimana pada hari itu nabi Adam as di ciptakan, pada hari itu beliau dimasukkan kedalam surga, pada hari itu beliu di turunkan dari surga, pada hari itu akan terjadi kiamat, pada hari itu ada suatu saat dimana tiada seorang mukmin yang memohon kepada Allah yang bertepatan dengan waktu itu, melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya itu". Abu salamah berkata " Abdullah bin Salam berkata " Saya mengetahui saat itu, yakni akhir sore, dimana pada waktu itu Allah menciptakan nabi Adam as".
Di kisahkan dalam sebuah hadits :
Bahwasanya Allah SWT menciptakan sebuah menara dari perak yang putih di sisi Baitul Makmur, yang panjangnya lima ratus tahun perjalanan. Ketika hari Jum'at, malaikat Jibril naik ke atasnya untuk mengumandangkan Azan, disusul malaikat Israfil yang menjadi khatibnya dan yang menjadi imamnya adalah malaikat Mikail.
Setelah selesai shalat, malaikat Jibril as berkata " seluruh pahala azanku ini ku berikan kepada seluruh muazzin orang - orang mukmin dari umat Muhammad Saw di permukaan bumi " . Sahut Israfil as " Pahala khutbahku ini, kuhadiahkan kepada seluruh khatib di seluruh dunia ini dari umat Muhammad ". Sahut Mikail " Pahalaku menjadi imam ini, kuhadiahkan kepada seluruh imam yang ada di bumi dari umat Muhammad saw ".
Para malaikat berseru " Pahala shalat berjama'ah kami ini , secara resmi kami berikan kepada seluruh makmm yang shalat berjama'ah di belakang imam".
Kemudian Allah berfirman " Wahai para malaikatKu, adakah kalian tampakkan sifat dermawan kalian di sisiKu ? Demi Kemuliaan dan Keagunganku, Aku telah mengampuni orang yng shalat jum'at berdasarkan taat kepada perintahKu dan menuruti jejak kekasihKu Muhammad SAW"
Di kisahkan bahwa Sayyidina 'Ali bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah berkata " Apabila hari jum'at tiba, maka syaithan bersama dengan pembantunya keluar menuju pasar dan meramaikan pasar - pasar dengan membawa panji - panji, sedangkan para malaikat duduk di pintu mesjid mencatat manusia yang datang ke mesjid sesuai dengan urutannya sampai imam naik ke atas mimbar.
Barang siapa yang dekat dengan imam, lalu memperhatikan dan mendengarkan khutbah serta tidak lalai, maka ia mendapatkan dua bagian pahala. Dan barang siapa yang jauh dari imam, lalu ia mendengarkan dan memperhatikan khutbah serta tidak lalai, maka ia mendapatkan satu bagian pahala. Dan barang siapa yang bercakap - cakap, maka ia telah lalai dan barang siapa yang lalai maka ia tidak mendapatkan pahala jum'at". Kemudia 'Ali melanjutkan " Demikianlah yang saya dengar dari Rasulullah SAW".
Anas bin malik ra meriwayatkan dari Nabi SAW, dimana Beliau bersabda :
الصّلوات فى الجماعة والجمعة الى الجمعة كفّارة لما بينهنّ مااجتنبت الكبائر
" Shalat lima waktu secara berjama'ah, dan satu jum'at sampai kepada jum'at yang berikutnya merupakan penebus bagi dosa - dosa yang berada diantara semuanya itu selama dosa - dosa besar dijauhi ".
Nabi bersabda :
" Bahwasanya di belakang bukit Qaff ada bumi berwarna pitih yang bersih tanpa tumbuh - tumbuhan seoah - olah perak. Luasnya tujuh kali dunia ini, bumi itu di penuhi oleh malaikat , padatnya malaikat seumpama ada jarum yang jatuh pasti mengenai salah seorang mereka. Masing - masing meeka memegang panji yang panjangnya kira - kira tiga mil. Di atas tiap - tiap panji tertulis kalimat لااله الّااللّه محمّد رسول اللّه . Setiap malam mereka berkumpul di sekeliling bukit Qaf , merendahkan diri kepada Allah dan berdo'a untuk kesejahteraan umat Muhammad SAW. Ketika fajar subuh telah terbit, mereka berdo'a " Ya Allah ! Ampunilah hambamu yang mandi pada hari jum'at untuk menghadiri shalat jum'at. mereka pun menangis dengan sekeras - kerasnya. Allah berfirman kepda mereka " Hai malaikatKu ! Apa sebenarnya yang kalian inginkan ?." Jawab mereka " Keinginan kami agar Engkau mngampuni umat Muhammad SAW". Allah berfirman " Sungguh aku telah mengampuni mereka ". ( Misykatul Anwar ).
Comments
Post a Comment