menjaga dari memakan yang haram





Rasulullah bersabda :
   " Tidak ada seorang yang mendapatkan harta yang haram, lalu ia menyedekahkannya, lalu mendapatkan pahala karenanya, tidak pula ia mebelanjakannya, lalu ia mendapat berkah daripadanya dan tidak pula ia meninggalkan di belakang hari ( sebagai harta warisan ), melainkan akan menjadi tambahan baginya untuk neraka. Sesungguhmya Allah tidak akan menghapus yang jelek dengan sesuatu yang jelek, akan tetapi Allah akan menghapus yang jelek dengan sesuatu yang baik".
   
Yahya bin Mu'az Ar Razi berkata " Ta'at itu tersimpan dalam almari Allah Ta'alaa, kuncinya adalah do'a dan gigi kuncinya adalah makanan yang halal ".

Ibnu Zubair meriwayatkan dari Jahir ra dari Rasulullah SAW, bahwasanya beliau bersabda :
 يأيّهاالنّاس انّ احدكم لن يموت حتّى يستكمل رزقه فلا تستبطؤا الرّزق فاتّقوااللّه واجملوا فى الطّلب فخذوا ما حلّ لكم وذروا ما حرّم اللّه
 " Wahai manusia sesungguhnya seseorang diantara kamu tidak akan mati, sehingga sempurna ( habis ) rezekinya. Maka janganlah kamu menganggap lambat pada rezeki itu.  Bertaqwalah kepada Allah dan baik - baiklah dalam mencari rezeki. Ambillah yang halal bagimu dan tinggalkanlah apa yang telah Allah haramkan".
     
   Dari Syubrumah bahwasanya ia berkata " Sungguh mengherankan, seseorang itu  hati - hati terhadap makanan yang halal karena takut penyakit, sedangkan ia tidak hati - hati terhadap barang yang halal padahal ia takut neraka ".

Diceritakan dari zaid bin arqam bahwa ia berkata :
   Abu Bakar Shiddiq menpunyai seorang pelayan yang setiap malam mengantarkan makanan kepadanya. biasanya Abu Bakar tidak langsung memakannya sebelum ia menanyakan dari mana asal makanan itu dan bagaimana cara mendapatkannya.  pada suatu malam pelayan itu datang membawa makanan dan Abu Bakar langsung memakannya     satu suapan tanpa menanyai terlebih dahulu . pelayan itu berkata kepada Abu Bakar " wahai tuan , biasanya engkau selalu bertanya kepada saya tentang makanan ini , akan tetapi pada malam ini engkau tiada bertanya " . " pada malam ini saya sangat lapar , lalu bagaimana dan dari mana engkau mendapatkan makanan ini..? " . jawab Abu Bakar.  pelayan itu menjawab " pada zaman jahiliyyah saya menjumpai  beberapa orang dan mereka berjanji akan memberikan kepada saya upah . maka saya melihat mereka mengadakan pesta dan saya mengingatkan mereka tentang janji yang mereka janjikan dulu.  maka mereka memberikan makanan ini kepada saya". maka Abu Bakar ra langsung mengucap " انا للّه وانا اليه راجعون " . lalu ia berusaha sekuat tenaga untuk memuntahkan makanan itu. akan tetapi makanan itu tidak  dapat ia muntahkan sampai mukanya merah padam.  orang - orang yang melihatnya  berkata " wahai Abu Bakar , coba engkau minum air dari gelas ini ".  lalu Abu Bakar meminumnya dan terus muntah sampai habis apa yang ada di dalam perutnya.
   Mereka berkata " kenapa dengan sesuap saja engkau melakukan sampai sedemikian ..?"  Abu Bakar menjawab " saya pernah mendengar Rasulullah SAW  bersabda " إنّ اللّه تعالى حرّم الجنّة على كلّ جسد تغذى او غذى بحرام "
  " sesungguhnya Allah ta'ala mengharamkan surga bagi setiap jasad yang makan atau di beri makan dengan maknan yang haram." .
 
  Salah seorang cendikiawan berkata " Orang munafiq itu bila memperoleh harta dunia, maka ia mendapatkannya dengan rakus, menyimpannya dengan penuh keraguan dan menginfakkannya dwnga riya', sedangkan orang mukmin yang cerdik itu memperolehnya dengan hati - hati, menyimpannya dengan rasa syukur dan menginfakkannya dengan ikhlas karena Allah.
   
 Dari Yunus bin Ubaid ra bahwasanya ia berkata " Saat ini saya tidak mengetahui ada sesuatu yang lebih sedikit daripada satu dirham yang halal untuk di belanjakan, saudara muslim yang berpegang teguh pada ialam dan orang yang benar - benar mengikuti sunnah Rasul.  Hal semacam itu bukannya akan membaik, justru malah sebaliknya. Seandainya kami dapat menemukan satu dirham dari usaha yang benar - benar halal, niscaya kami akan menjadikannya  sebagai penyembuh bagi orang yang sakit".

   Dari Ali bin Abi Thalib berkata "  Seorang pedagang itu bila tidak mendalami masalah agama, maka ia akan terjerumus kedalam riba"
     Dari Ibnu Abbas bahwa ia berkata " Mencari barang yang halal itu lebih berat dari memindahkan bukit ke bukit yang lain".
    Di riwayatkan dari Imran bin Al Husain, bahwasanya ia berkata " Allah tidak akan menerima haji seseorang, umrahnya, jihadnya, shadaqahnya, memerdekakan budak, menginfakkannya dari harta yang diperoleh dari riba, suap, tipuan, copetan. Kemudian ia berkata " Lima lawan lima. "

Comments