Diriwayatkan dari Nabi Saw :
من قال لااله اللّه خرج من فيه طير اخضرله جناحان ابيضان مكلّلان بالدّرّ والياقوت فعرج الى السماء فيسمع له دويّ تحت العرش كدويّ النخل فيقال له اسكن فيقول لاحتّى تغفرلصاحبي فيغفر لقائلها ثمّ يجعل بعدها لذالك الطّائر سبعون لسانا يستغفر لصاحبه الى يوم القيامة فإذا كان يوم القيامة جاء ذلك الطّائر فأخذ بيد صاحبه حتى يكون قاعده ودليله الى الجنّة
artinya : " Barang siapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallah, Maka keluarlah dari mulutnya seekor burung hijau dengan dua sayap putih yang bertaburan mutiara dan permata. lalu naik kelangit sehingga di dengar dengungnya di bawah Arsy bagai dengung lebah. Lalu di katakan padanya " Diamlah atau tenanglah , ia menjawab " Tidak, sebelum Engkau mengampuni orang yang membacanya. Maka Allah mengampuni orang yang mengucapkannya. Kemudian Allah menjadikan tujuh puluh lisan bagi burung itu yang senantiasa memohonkan ampunan kepada orang yang mengucapkannya ( memilikinya ) sampai hari kiamat. Nanti pada hari kiamat, burung itu akan datang, lalu memegang tangan orang yang membacanya ( memilikinya ) sehingga ia menjadi pembimbing dan penunjuk jalan ke surga.
Anas bin Malik meriwayatkan dari Nabi Saw bahwa Beliau di tanya :
يا رسول اللّه ، هل للجنّة ثمن ؟ قال نعم ، لااله الّااللّه
" Wahai Rasulullah, Apakah surga itu mempunyai harga? , Beliau menjawab " Harganya adalah mengucap Laa ilaaha illallah".
وحكى عن أبى بكر بن عبداللّه المزنى رحمهاللّه عليه :
bahwa sungguh seorang raja dari pada raja - raja itu durhaka ia kepada tuhanya. maka diperangi raja tersebut oleh orang - orang islam, dan raja tersebut menyerah kepada orang islam . maka berkata oleh orang muslim " بأيّ شئ نقتله لتمرده على ربّه ..؟ ( bagaimana cara kita menghukum mati dia yang yelah durhaka kepada tuhannya ..?" )
maka tejadilah kesepakatan diantara mereka itu . mereka memasukkan raja dalam sebuah bejana atau kuali yang besar dan mereka menutupya. lalu mereka menyalakan api di bawahnya.
pada ketika api semakin panas , raja memenyeru nyeru akan tuhan - tuhannya yang ia sembah selain Allah . " يا لات خلصني يا هابل خلصني يا عزّى خلصني مما انا فيه ، يا هابل كنت أمسح رأسك وخدمتك كذا وكذا سنة (" wahai latta selamatkan aku , wahai habal selamatkan aku , wahai uzza selamatkan aku dari bejana ini . wahai hubal , aku selalu menyapu kepalamu dan selalu melayanimu sedemikian tahun " )
maka manakala ia memohon perlindungan kepada mereka , maka semakin bertambah panaslah api . lalu diketika ia mengetahui dan menyadari bahwa yang i sembah selama ini tidak dapat menolong dan ia putus asa daripada tuhan - tuhan yang ia sembah . dan kembali ia kepada Allah .
Dari dalam bejana ia menyeru " لا إله إلّا اللّه محمّد رسول اللّه " seketika itu Allah menurunkan hujan dari langit untuk memadamkan api . dan Allah mengutus angin dan menerbangkan bejana tersebut ke awang - awang . dan ia terus berkata " لا إله إلّا اللّه " hingga bejana tersebut tak terlihat lagi oleh mata. dan dilempar bejana tersebut oleh angin kepada satu kaum yang belum mengenal Allah .
lalu kaum tersebut mengambil bejana dan membukanya dan mengeluarkan oleh mereka itu akan raja . kemudian berkata oleh mereka itu " من أنت وما قصتك ..؟ ( siapa engkau dan kemana tujuan engkau ...? ) . raja menjawab " انا ملك فى موضع كذا ( saya raja di sebuah negara ) . lalu raja menceritakan semua kejadiannya dan keadaannya . lalu meraka semua memeluk agama islam .
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas :
Pada suatu hari Jibril datang kepada Nabi Saw dan berkata " Wahai muhammad ! Allah menyampaikan salam untukmu seraya bertanya : Kenapa engkau kelihatan sedih dan risau?. Beliau berkata " Wahai Jibril, telah lama saya memikirkan tentang umatku nanti di hari kiamat". Jibril bertanya " Tentang urusan orang kafir atau orang muslim". Beliau menjawab " Wahai Jibril, tidak, tetapi tentang urusan orang - orang yang membaca Laa ilaaha illallah," Kemudian Jibril memegang tangan beliau dan membawanya sampai ke perkuburan Bani Salamah. Lalu Jibril mengepakkan sayap kanannya pada sebuah kubur dan berkata " Bangkitlah dengan izin Allah". Lalu Bangkitlah seorang yang bermuka putih sambil berkata " laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah ". Iibril kemudian berkata " Kembalilah ". Maka orang itupun kembali kedalam kuburnya sebagaimana sebelumnya. Kemudian Jibril mengepakkan sayap kirinya pada sebuah kubur seraya berkata " Bangkitlah dsngan izin Allah " . Maka bangkitlah seseorang dengan muka yang hitam matanya biru sambil berkata " Betapa celaka, betapa menyesal dan betapa buruk nasibku". Kemudian jibril berkata " Kembalilah". Orang itu kembali kedalam kuburnya sebagaimana semula. Jibril berkata " Begitulah mereka nanti pada waktu di bangkitkan pada hari kiamat sesuai degan keadaan mereka sewaktu meninggal dunia.

Comments
Post a Comment