Allah SWT berfirman :
"Hai umat manusia ! Bertaqwalah kepada Tuhanmu, bahwa sungguh goncangan hari kiamat itu adalah peristiwa yang sangat dahsyat. Di hati kau melihatnya, setiap wanita yang menyusui akan meninggalkan susuannya dan semua yang hamil akan gugurlah kandungannya. Serta kamu lihat pula umat manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka tidak mabuk, hanya azab Allah yang sangat pedih". ( Al Hajj 1-2 )
Dalam surat yang lain Allah juga berfirman :
" Dan jika seseorang di bebani berat dosanya memanggil orang lain untuk memikul bebannya itu, maka tidak akan dipikul sedikitpun, meskipun yang ia panggil itu kaum kerabatnya " ( QS AL Fathir 18 )
Dari firman Allah di atas, Di riwayatkan dari Ikrimah ra, dimana ia berkata :
Pada hari kiamat, orang tua akan mendekati anaknya dan berkata " Wahai anakku ! Aku adalah ayahmu sewaktu di dunia, Maka anaknya pun memuji kebaikan ayahnya, Lalu ayahnya bekata " Wahai anakku ! Aku membutuhkan sedikit kebaikanmu yang barangkali bisa menyelamatkanku dari malapetaka yang kamu lihat ini." Anaknya menjawab " Aku juga takut terhadap diriku sendiri seperti yang engkau takutkan. Oleh karena itu, saya tidak dapat memberikan sedikitpun kebaikanku." Kemudian ia mendekati istrinya dan berkata " Wahai fulanah ! Aku adalah suamimu di dunia ". Istrinya pun memuji kebaikannya. Lantas ia berkata kepada istrinya " Aku ingin meminta suatu kebaikan padamu yang mungkin bisa menolongku dari huru hara kiamat ini." Istrinya menjawab " Aku tidak bisa memberikannya sedikitpun karena aku juga takut terhadap diriku sama sepertimu".
Ibnu Mas'ud meriwayatkan sebuah hadits dari Nabi SAW :
انّ الكافر ليلجم بعرقه من طول ذلك اليوم حتّى يقول يا ربّ ارحمني ولو الى النّار
" Sesungguhnya orang kafir itu akan tenggelam dalam peluhnya karena lamanya saat itu. sehingga ia menyeru " Wahai Tuhan ! Kaihanilah aku meskipun masuk kedalam neraka ".
Hudhaifah bin Asyad Al Grifari berkata " Nabi SAW menghampiri kami yang tengah berdiskusi, Beliau bertanya " Permasalahan apakah yang sedang kalian diskusikan ?". Kami menjawab " Tentang hari kiamat ". Beliau bersabda " Kiamat tidak akan terjadi kecuali terlihat sepuluh tanda :
1. Mengepulnya asap atau dukhan.
2. Munculnya dajjal.
3. Dabbah atau hewan melata di bumi.
4. Munculnya matahari dari arah barat.
5. Turunnya nabi 'Isa as.
6. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
7. Gerhana Di timur
8. Gerhana di barat
9. Gerhana di Jazirah Arab
10. Berkobarnya api di negeri Yaman yang menggiring manusia ke padang Mahsyar
( Az Zubdah ).
Di sebutkan dalam kitab An Nawwadir sebuah kisah berikut :
pada suatu hari, Abu Yazid al bustami keluar padahal bekas tangisan masih berbekas pada wajahnya. seseorang berkata padanya " mengapa engkau menangis...? " ia menjawab " aku mendengar bahwa pada hari qiamat kelak ada seorang hamba didatangkan ke tempat perhitungan amal bersama dengan musuhnya . lalu ia berkata " wahai tuhanku ...! sesungguhnya aku adalah seorang tukang danging, dan laki² ini datang kepadaku dan mencium dangingku , lantas ia meletakkan jarinya di atas dagingku sehingga tergores . akan tetapi ia tidak membelinya, kini aku memintanya "
kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk memberinya kebaikan sesuai dengan haknya. lalu timbangan laki-laki tersebut di kurangi sedikit dan diletakkan di atas timbangan tukang daging . dengan tambahan yang sedikit itu, maka timbangan kebaikan tukang daging menjadi lebih berat daripada amal buruknya , lalu tukang danging dimasukkan kedalam surga. sebaliknya , timbangan amal baik yg dimiliki oleh musuhnya lebih ringan daripada timbangan keburukan. dan ia dimasukkan kedalam neraka . dan aku kata abu yazid al bustami tidak tau bagaimanaa nasibku pada hari itu..
Muqatil bin Sulaiman berkata " Nanti pada hari kiamat makhluk akan berdiri menunggu selama seratus tahun dengan tenggelam dalam peluh setinghi mulut, keadaan gelap, dimana mereka bingung selama seratus tahun dan saling menginjak antara satu sama lain. Namun demikan, bagi orang mukmin yang ikhlas dalam beribadah kepada Allah, masa tersebut hanya berlangsung dalam sekejap saja.
Wahai saudaraku ! Bersiap - siaplah untuk menghadapi hari kiamat dengan memperbanyak amal shalih dan menjauhi segala laranganNya. Sebentar lagi kiamat akan datang dan kamu akan menyesal terhadap masa hidupmu yang terbuang sia - sia. Ketahuilah bahwa jika kamu meninggal, berarti telah datang hari kiamatmu. Hal ini seperti yang dikatakan Al Mugrirah bin Syu'bah " Kamu menanti hari kiamat, pada hal sebenarnya kiamat seseorang itu adalah hari kematiannya ".

Comments
Post a Comment